Primadona Pantai Santolo Di Selatan Garut

Bila Bandung di kenal dengan sebutan Paris Van Java, Kabupaten Garut dikatakan sebagai Swiss Van Java, tidak heran Garut memanglah dikelilingi oleh beragam gunung dengan puncak yang menjulang seperti di Swis.

Beberapa besar lokasi kabupaten Garut yaitu pegunungan, terkecuali di beberapa pantai selatan berbentuk dataran rendah yang sempit. Diantara gunung-gunung di Garut yaitu : Gunung Papandayan (2. 262 m) serta Gunung Guntur (2. 249 m), keduanya terdapat di perbatasan dengan Kabupaten Bandung, dan Gunung Cikuray (2. 821 m) di selatan kota Garut.

Namun kita akan tidak mengulas gunung-gunung di Garut, kesempatan ini kita bakal mengeksplor keindahan laut di Swiss Van Java di Pantai Santolo.

Pantai Santolo adalah satu diantara obyek wisata popular di Garut, Jawa Barat. Pantai Santolo Terdapat di Kecamatan Cikelet, samping selatan pusat kota Garut, jarak tempuh kurun waktu 3, 5 jam perjalanan atau sekitaran 88 km dari Garut. Perjalanan ke Pantai Santolo, Garut dapat ditempuh lebih kurang 150 km dari Kota Bandung.

Santolo adalah pantai yang masihlah relatif tidaklah terlalu ramai, himpunan batu-batu besar, serta laut biru jadi panorama yang indah. Nikmati pemandangan pantai serta biota laut, adalah kesibukan wisata yang bisa dikerjakan.

pantai santolo

Terdapat banyak route jalan yang bisa dipakai untuk tiba di pantai santolo Garut Jawa Barat salah satunya yaitu Jalur pertama lewat terminal Garut dilanjutkan ke santolo. Jalur Yang lain yaitu melalui Cianjur – Cidaun – Rancabuaya – Santolo, serta Jalur paling dekat untuk wisatawan dari Bandung adalah melalui ranca bali – Naringgul – Cidaun – Rancabuaya – Santolo. Wisatawan dari Bandung dapat lewat Jalur alternatif yakni lewat Pangalengan.

MALAM itu laut Sayang Heulang, yang umumnya hitam pekat, temaram. Selama mata melihat, tampak beberapa ratus lampu-lampu kapal nelayan penuhi lautan, bak bintang penuhi angkasa. Panorama ini jadi satu diantara atraksi untuk wisatawan yang bertandang. Sambil nikmati ikan bakar, mata lebu, atau minuman hangat, mereka mengadakan tikar di pinggir pantai serta memandangi lampu-lampu itu. Dari warung-warung yang menyebar di tepi pantai, terdengar alunan musik menghentak memberi ramai situasi.

Di gugusan laut Garut selatan, panorama malam di Sayang Heulang itu cuma adalah satu diantara demikian banyak daya tarik wisata pantai. Bahkan juga, Kabupaten Garut mempunyai garis pantai selama lebih kurang 80 km yang terdiri atas kian lebih 12 pantai tempat wisata. Karenanya tak salah bila pemerintah Kabupaten Garut mulai meningkatkan program wisata pantai sebagai satu diantara andalan untuk tingkatkan pendapatan daerah.

Keduabelas tempat wisata pantai tersebut dapat dipisahkan kedalam dua grup berdasar pada ciri-ciriistik pantainya, yakni pantai berpasir putih kecoklatan (mengandung pasir besi) serta pantai berkarang. Oleh karenanya, daya tarik wisata yang di tawarkan oleh semasing pantai juga bakal tidak sama.

Pada pantai berpasir seperti Sancang, Santolo, atau Gunung Sulah jadi pengunjung bisa menggunakan saat dengan bermain-main di air. Pada pantai berkarang seperti Karang Gajah, Cijeruk Indah, Karang Paranje, Cijayana, Gunung Geder, atau Manalusu, jadi kesibukan wisata yang pas yaitu nikmati panorama laut di saung-saung yang ada di pinggir pantai. Tetapi, hal semacam ini bukanlah bermakna wisatawan cuma bisa lakukan ke-2 aktivitas tersebut di pantai Garut Selatan. Semasing pantai tawarkan kekhasan sendiri untuk pengunjung.

Sebagai contoh yaitu Cijeruk Indah. Di pantai ini terhampar batu-batu karang berupa datar, hingga aman untuk wisatawan untuk menjejakkan kaki. Diantara karang-karang tesebut terbentuk kolam-kolam kecil sebagai habitat beragam jenis biota laut seperti kerang, bulu babi, mata lembu (semacam keong laut), kepiting, serta ikan-ikan kecil. Anak-anak yang dibawa orang tuanya ke pantai ini tampak suka menggunakan saat bermain di kolam-kolam itu. Anak-anak itu juga disibukkan dengan kesibukan enteng seperti menangkap kuwuk atau mata lembu yang bersembunyi di sela-sela karang. Sesaat untuk orang dewasa, diving atau menyelam di antara terumbu karang bisa diambil.

Lain perihal dengan Pantai Cicalobak. Pantai ini terdapat di muara pada sungai Cicalobak serta Laut Selatan. Serupa dengan Cijeruk Indah, Cicalobak juga mempunyai batu-batu karang di pinggir pantainya. Tetapi, karang di pantai ini kering serta tak mempunyai kolam-kolam kecil atau biota laut di sela-selanya. Walaupun itu, wisatawan yang bertandang disajikan oleh panorama alam yang indah. Air dari sungai Cicalobak tampak bening serta mengalir tenang dari muara, sesaat daun-daun pohon-pohon menggerisik tertiup angin laut. Diatas batu karang besar yang menjorok ke lautan ada banyak saung beratapkan jerami yang cocok dipakai untuk beristirahat. Di gerbang pintu masuk ada banyak warung kecil tempat pengunjung pesan minuman atau ikan bakar. Bersantai di saung-saung itu, membiarkan angin laut sore hari menimpa muka, sambil nikmati ikan bakar jadi kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan wisatawan.

Bersantai di saung sembari lihat pantai juga jadi menu paling utama Pantai Puncak Guha yang berlokasi di Kecamatan Mekarmukti. Namun, saung ini bukanlah ada diatas karang tetapi diatas tebing yang menjulang tinggi di tepi laut. Seperti Pura Uluwatu di Bali, dari atas tebing pengunjung dapat melihat bagaimana gelombang air laut beralih jadi ombak yang berkejar-kejaran ke arah pantai. Panorama dari puncak tebing ini cukup menakjubkan hingga pengunjung dapat lupa saat nikmati alam Puncak Guha.

Ketiga pantai itu adalah contoh bagaimana pesona pantai Garut Selatan dapat jadi andalan pariwisata. Hal semacam ini sesuai sama yang pernah disampaikan oleh Junghun pada 1920-an, waktu memetakan zona pantai laut selatan, kalau lokasi Garut Selatan zona pas untuk wisata bahari. Menurut Junghun, lokasi Pantai Garut termasuk juga kedalam zona panas dengan ketinggian pada 0-100 mtr. diatas permukaan laut serta susunan geologi sesar normal dengan type tanah didominasi tanah regosol Garut.