Ini Dia AC Portable dengan Tenaga Magnet

Pemanasan global dan krisis energi saat ini menjadi isu utama dunia. Banyak faktor yang menjadi penyebab pemanasan global yaitu pembakaran bahan bakar minyak, pembakaran batubara, penggunaan refrigerant atau freon untuk pendingin udara dan masih banyak lagi lainnya. Freon adalah sejenis bahan kimia yang mengandung Chloro Fuoro Carbon (CFC) yang dapat mengikat ozon. Pada awal penggunaan AC, pemilihan freon sangat diunggulkan karena mudah didapat. Namun saat ini penggunaannya ditentang karena sangat berpengaruh terhadap penipisan ozon, apalagi jumlah pengguna AC terus bertambah dengan pesat. Untuk itu saat ini sudah dipasarkan AC Portable tenaga magnet sebagai pengganti AC freon.

Selain penggunaan freon sebagai refrigerant, AC konvensional juga menggunakan listrik sebagai daya utama. Listrik sebagai mana diketahui merupakan sumber daya yang relatif mahal. Tipe dan ukuran AC juga berpengaruh terhadap kebutuhan listriknya. Semakin besar daya yang dapat dihasilkan AC, semakin banyak juga konsumsi listrik yang dibutuhkan. Penggunaan freon pada AC juga hanya dapat menurunkan suhu dalam ruangan saja, panas yang dihembuskan ke luar akan menambahkan panas di suhu luar ruangan dan dapat menyebabkan dehidrasi. Karenanya penggunaan energi lain yang ramah lingkungan sebagai sumber power dan refrigerant dari AC sangat diperlukan.

 

ac_standing

AC Portable tenaga magnet tidak menggunakan freon sebagai refrigerantnya dan tidak menggunakan listrik melainkan magnet untuk penyuplai kebutuhan powernya. Energi yang dihasilkan oleh magnet permanen dapat mencapai hingga 400 tahun sampai daya magnetnya hilang. Selain itu AC tenaga magnet juga tidak mencemari lingkungan. Magnet permanen atau magnet tetap tidak memerlukan tenaga dari luar untuk menghasilkan daya magnet . Jenis-jenis magnet tetap antara lain:

Neodymium
Samarium – Cobalt
Ceramic magnet
Plastic magnet
Alnico magnet

Neodymium merupakan magnet permanen yang paling baik karena memiliki kekuatan paling tinggi.

Konstruksi AC kecil yang dapat dipindah-pindahkan ini terbuat dari wadah yang mampu menahan dingin pada jangka waktu yang lama, serta terdapat kipas yang berfungsi untuk mengalirkan panas menjadi udara dingin, penggunaan magnet sebagai pengganti listrik memanfaatkan gaya induksi magnet tersebut. Kipas diberi kumparan yaitu lilitan kawat dan magnet ditengah kumparan tersebut. Terdapat 4 buah magnet di ujung sisi kipas untuk menghasilkan gaya magnet yang dapat menggerakkan kipas tersebut. Konsep inilah yang digunakan dalam rancangan AC berkekuatan magnet.

Terdapat bahan-bahan yang digunakan sebagai bahan pendingin dalam mekanisme kerja AC magnet ini, yaitu:

Es batu
Garam
Air

Garam mempunyai sifat yang mendinginkan dengan cepat sehingga dipakai sebagai pendingin bersama es dan air. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan ramah lingkungan dan sangat mudah didapat.

Beberapa keuntungan dari penggunaan AC bertenaga medan magnet adalah:

Lebih terjangkau dari segi harga
Ringan dan dimensi yang lebih kecil sehingga mudah dipindahkan
Bahan pengisi yang mudah didapat dan sangat murah
Tanpa menggunakan listrik sehingga tidak memerlukan biaya tambahan

Inovasi dalam menciptakan AC Portable yang ramah lingkungan diperlukan dalam rangka menjaga kelestarian bumi dan lingkungan. AC tenaga magnet adalah solusi yang sangat tepat karena tidak menggunakan freon sebagai bahan pendingin juga tidak menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Inovasi ini sangat ramah lingkungan sebab bahan yang dibutuhkan banyak terdapat di mana saja dengan harga yang sangat murah dan terbukti tidak menimbulkan dampak negatif ke lingkungan sekitar.