Home Industri Kerajinan Jaket Kulit Di Garut Jawa Barat

Gelar Sepatu, Kulit & Fesyen Produksi Indonesia 2015 kembali di gelar untuk beberapa para penggemar product kulit. Pameran yang dihelat di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat ini berjalan pada 1-5 Juli 2015.

industri jaket kulit

Arena pameran product beberapa produsen kulit, product kulit, tekstil, serta product tekstil ini melayani pengunjung mulai jam 10. 00-20. 00 WIB. Pada hari ke-4 pameran, pengunjung tak henti mengalir serta memborong beberapa produk unggulan buatan produsen lokal. pengrajin jaket kulit

Seratusan home industri dari beragam daerah tawarkan beragam product dari mulai alas kaki, dompet, tas, jaket, baju, ikat pinggang sampai aksesori.

Mulla Ahmad, yang memiliki CV Mitra Jaya Collection, home industri asal Tanggulangin, Sidoarjo, memamerkan product unggulannya dari mulai tas, sepatu, jaket, sampai ikat pinggang kulit. Product buatan home industri yang pernah terdampak bencana lumpur Sidoarjo ini di tawarkan dengan harga terjangkau.

” Product jadi memiliki bahan kulit sapi serta kambing anda menawarkan dengan harga terjangkau. Ikat pinggang mulai Rp 250. 000, dompet mulai Rp 150. 000, sepatu mulai Rp 500. 000, tas wanita mulai Rp 1 juta, serta jaket mulai Rp 1, 8 juta, ” tuturnya pada detikFinance di sela-sela pameran di JCC, Sabtu (4/7/2015).

Mulla mengungkap, produknya yang di beri brand Karl Sangkoni ini sudah sekian kali ikuti pameran, bahkan juga product sepatunya pernah mencapai predikat product sepatu paling baik di pameran th. pada awal mulanya. jaket kulit pria

” Sepatu buatan kami pernah bisa penghargaan product sepatu paling baik. Miss universe 2002 sempat juga beli tas dari kami, ” katanya.

Home industri kulit yang lain asal Garut, PT. Karya Lestari Mandiri, ikut mengadakan produknya dari mulai lembaran kulit, sepatu, tas sampai pernak-pernik memiliki bahan kulit.

Dani Riswandi, yang memiliki PT Karya Lestari Mandiri, mengungkap sepanjang pameran, product tas serta jaketnya di tawarkan dengan harga spesial ditambah potongan harga 10%.

” Tas serta jaket kami beri potongan harga 10%, ikat pinggang kami jual cuma Rp 100. 000, ” katanya di sela-sela pameran.

Dani ikut mengeluhkan turunnya daya beli orang-orang mulai sejak awal th. 2015. ” Merasa sekali di pameran th. ini, pengunjung menyusut dari th. pada awal mulanya. Harusnya pengunjung dapat berbelanja karena momentnya cocok ingin Lebaran. Mudah-mudahan di bekas pameran hingga besok pengunjung semakin banyak, ” katanya.

Pameran ini masih tetap bakal dihelat sampai keesokan hari. Pengagum product kulit dapat mengunjunginya tanpa ada dipungut cost.