Apa Perbedaan Green Coffee Bean Dengan Kopi Biasa?

Kopi merupakan salah satu hasil perkebunan yang cukup terkenal di Indonesia. Kopi hadir sebagai piihan baverage yang nikmat karena rasa dan aromanya yang khas. Saat ini bahkan sudah ada ratusan pengengembangan resep mengenai kopi yang kemudian dipraktekka dan dicoba oleh banyak orang. Kopi memang menjadi salah satu komponen resep yang unik dalam bidang kuliner. Dengan warna hitamnya yang khas, kopi menjadi bahan utama yang latas menelurkan ide ide kreatif lainnya dalam bidang kuliner. Kopi Indonesia sendiri memiliki ragam yang cukup banyak meskipun jika dilihat dari jenisnya hanyalah berasal dari dua indukan jenis kopi pada umumnya yakni robusta dan Arabica namun dengan sentuhan budaya yang berbeda kopi kopi tersebut menciptakan rasa yang berbeda pula. Beragamnya tekstur tanah Indonesia juga menjadikan kopi memiliki rasa yang unik yang tidak ada pada kopi lain di dunia. Contohnya adalah kopi hitam Gayo yang terkenal karena rasannya yang mantap dan tumbuh di sela pohon tinggi pada area pegunungan.

green-coffee-12

Tanah tanah Indonesia memberikan hadiah yang unik dan istimewa pada ragam kopi yang kita miliki ditambah lagi kopi yang lantas sudah masuk dan menjadi bagian dari budaya menyerap rasa itu dalam aromanya dan menciptakan keunikan tersendiri. Salah satu yang lantas menjadi perbincangan adalah green coffee. Kopi dengan nuansa hijau ini seolah memang mementahkan paradigma tentang kopi selalu hitam. Hadir sebagai terobosan baru dalam dunia kopi, green kopi menjadi anak kembar yang seolah tak serupa dan sama. Sebenarnya apa perbedaan green coffee bean dengan kopi biasa? Mari kita telusuri sekilas. (harga green coffee)

Seperti namanya kita akan melihat hal utama yang tampak dari fisiknya. Green coffee memiliki tampilan warna hijau daun tidak hanya pada bijinya namun juga pada hasil penggilingannya dan minumannya. Tetap memiliki aroma kopi yang kuat namun dengan warna yang lebih unik dan berbeda, itulah perbedaan pertamanya. Perbedaan green coffee bean dengan kopi biasa adalah pada letak kematangan proses memanen. Pada kopi biasa atau juga dikenal dengan kopi hitam, kematangan menjadi salah satu faktor yang benar benar diberikan perhatian khusus. Sedangkan hal sebaliknya terjadi pada green coffee yang memiliki tingkat kematang berlevel satu alias masih mentah. Hal itulah lantas yang menghadirkan perbedaan besar soal rasa dan khasiat. Jika kita mengenal kopi hitam yang dapat menimbulkan banyak efek samping seperti asam lambung naik, jantung berdegub kencang dan mual maka kiranya hal yang demikian tidak kita temui dalam green coffee. ( green coffee bean)

Dengan tingkat kematangan level dasar, maka kandungan chlorogenic acid masih banyak dan berlimpah ruah sehingga malahan baik atau ramah lambung tidak seperti kopi hitam yang jika diminum sering dan dalam jumlah banyak akan membuat kita sakit maag. Perbedaan green coffee bean dengan kopi biasa selanjutnya adalah pada proses produksinya. Kopi hitam memiliki jalur produksi yang cukup panjang dari mulai pemilihan, pemetikan, penjemuran, penyangraian hingga penumbukan dan menjadi kopi bubuk yang sampai ke tangan kita saat ini. Sedangkan pada green coffee ada step yang hilang dalam prosesnya yakni penyangraian. Mungkin kita akan merasa heran bagaimana kopi matang tidak disangrai? Hal inilah yang menjadi keunikan green coffee sehingga memiliki warna hijau serta kandungan chlorogenic acid yang tidak hilang karena proses penyangraian.